Akhir Era “The Weeknd”, Abel Tesfaye Pilih Jakarta Jadi Saksi Sejarah

Dari misteri di YouTube hingga merajai tangga lagu dunia, The Weeknd akhirnya datang ke tanah air. Kapan konsernya dan kapan pembelian tiket dibuka?
WWW.JERNIH.CO – Setelah bertahun-tahun dinanti dan hanya menjadi desas-desus di media sosial, sang megabintang asal Kanada, The Weeknd, akhirnya resmi mengonfirmasi kedatangannya ke Indonesia. Konser bertajuk “After Hours Til Dawn Tour 2026: Final Leg” ini akan diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 26 dan 27 September 2026 bertempat di Jakarta International Stadium (JIS).
Lahir dengan nama asli Abel Makkonen Tesfaye pada 16 Februari 1990, The Weeknd adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan produser rekaman yang telah mengubah wajah musik R&B modern.

Kariernya bermula secara misterius melalui unggahan lagu di YouTube pada tahun 2010. Identitasnya yang awalnya dirahasiakan justru membangun aura dark dan moody yang menjadi ciri khasnya.
Seiring berjalannya waktu, Abel bertransformasi dari seorang penyanyi underground menjadi ikon pop global. Keunikan suaranya yang sering dibanding-bandingkan dengan Michael Jackson, dipadukan dengan produksi musik yang sinematik, membuatnya menjadi salah satu artis dengan pendengar terbanyak di dunia.
Menariknya, ia memilih nama panggung “The Weeknd” (tanpa huruf ‘e’) karena alasan hak cipta dan sebagai simbol momen saat ia memutuskan untuk putus sekolah dan pergi dari rumah di sebuah akhir pekan.

The Weeknd dikenal sebagai musisi yang sangat konseptual. Setiap albumnya sering kali mewakili “era” dengan estetika visual dan narasi yang berbeda-beda. Beberapa karya monumentalnya meliputi:
Beauty Behind the Madness (2015): Album yang melambungkan namanya ke arus utama dengan hits seperti The Hills dan Can’t Feel My Face.
Starboy (2016): Berkolaborasi dengan Daft Punk, album ini menghadirkan nuansa elektropop yang futuristik melalui lagu Starboy dan I Feel It Coming.
After Hours (2020): Dianggap sebagai salah satu mahakarya terbaiknya, album ini melahirkan lagu Blinding Lights—lagu yang memecahkan rekor sebagai lagu paling lama berada di tangga lagu Billboard Hot 100.
Dawn FM (2022) dan Hurry Up Tomorrow (2025): Album-album terbaru yang menunjukkan pendewasaan musiknya dengan sentuhan synth-pop tahun 80-an.
Menonton The Weeknd secara langsung bukan cuma mendengarkan musik, melainkan sebuah pengalaman sensorik yang luar biasa. Namun juga menyimak produksi panggung spektakuler. Tur After Hours Til Dawn terkenal dengan desain panggungnya yang megah, sering kali menampilkan replika kota pasca-apokaliptik, patung raksasa, hingga tata cahaya dan laser yang menyatu dengan musik.
Berbeda dengan banyak artis pop yang mengandalkan backtrack, Abel dikenal memiliki kualitas vokal live yang sangat stabil dan penuh emosi, mampu mencapai nada-nada tinggi dengan mulus.
Mengingat kabar bahwa Abel berencana menanggalkan nama panggung “The Weeknd” dan beralih menggunakan nama aslinya setelah tur ini, konser di Jakarta bisa menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi penggemar untuk menyaksikan persona “The Weeknd” secara utuh.
Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari sejarah ini, penjualan tiket akan dimulai dengan sesi Artist Presale pada 18 Mei 2026.(*)
BACA JUGA: Duet Maut: Zayn Malik dan Jisoo BLACKPINK






