Owen Cooper Resmi “Sapu Bersih” 5 Trofi Bergengsi Dunia di Usia 16 Tahun

Dari Warrington menuju puncak dunia! Owen Cooper resmi mengukir sejarah sebagai aktor termuda yang menyapu bersih lima penghargaan utama internasional, termasuk Emmy hingga BAFTA.
WWW.JERNIH.CO – Panggung Royal Festival Hall di London menjadi saksi sejarah baru. Owen Cooper, remaja berusia 16 tahun asal Warrington, resmi melengkapi “koleksi mahkota” penghargaannya dengan memboyong piala BAFTA TV Awards 2026 kategori Supporting Actor.
Cooper meraih popularitas global melalui serial Netflix yang mencekam, Adolescence (karya Jack Thorne dan Stephen Graham). Dalam serial empat bagian ini, ia memerankan Jamie Miller, seorang bocah 13 tahun yang terjebak dalam pusaran kasus pembunuhan teman sekelasnya.
Data menunjukkan bahwa Cooper terpilih setelah menyisihkan lebih dari 500 kandidat dalam proses audisi. Penampilannya yang paling ikonik terjadi pada episode sentral yang diambil dengan teknik single-take (satu pengambilan gambar tanpa putus) selama satu jam penuh. Keberanian teknis ini tidak hanya menguji ketahanan fisiknya tetapi juga membuktikan kedalaman emosinya sebagai aktor kelas dunia.
Hingga Mei 2026, Owen Cooper telah menorehkan tinta emas dalam sejarah industri hiburan dunia dengan menjadi aktor termuda yang berhasil menyapu bersih lima penghargaan utama di Amerika Serikat dan Inggris untuk satu peran yang sama.

Perjalanannya dimulai dengan kemenangan fenomenal di Primetime Emmy 2025 sebagai Outstanding Supporting Actor, yang kemudian disusul oleh dominasi mutlak sepanjang awal tahun 2026 melalui kemenangan di Golden Globes, Critics’ Choice, dan SAG Awards. Pencapaian langka ini membuktikan bahwa kualitas aktingnya telah diakui secara universal oleh para kritikus maupun rekan sejawat di kancah internasional.
Puncak dari rangkaian prestasi luar biasa ini terjadi di panggung BAFTA TV Awards 2026, di mana Cooper resmi memboyong piala sebagai Best Supporting Actor. Keberhasilannya meraih “sapu bersih” atau clean sweep ini menjadi sangat istimewa karena ia berhasil menumbangkan dominasi aktor-aktor senior yang jauh lebih berpengalaman.
Dengan trofi BAFTA di tangannya, Cooper tidak hanya mencetak rekor usia, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai standar baru bagi generasi muda dalam memerankan karakter-karakter yang kompleks dan emosional.
Kesuksesan beruntun dalam kurun waktu satu tahun ini menjadikan Owen Cooper sebagai salah satu aktor paling berpengaruh di generasinya. Melalui kemenangan di ajang bergengsi seperti Emmy, Golden Globes, Critics’ Choice, SAG, hingga BAFTA, ia telah menunjukkan konsistensi luar biasa yang jarang ditemukan pada aktor debutan.
Gaya bicara Owen Cooper yang apa adanya dan rendah hati telah menyulapnya menjadi ikon baru bagi generasi muda di seluruh dunia. “Setahun lalu saya yang membacakan nominasi, dan sekarang saya yang memenangkannya. Ini sedikit gila,” ujarnya.
Selain bakat aktingnya, Cooper dikenal karena filosofi hidupnya yang unik yang kini menjadi inspirasi bagi banyak orang, yaitu kombinasi antara obsesi, mimpi, dan kecintaannya pada The Beatles. Sebagai pendukung setia Liverpool FC, ia selalu membawa semangat “Scouse” yang autentik dan penuh determinasi ke atas panggung internasional, membuktikan bahwa ia tidak pernah melupakan akar asalnya.
Tahun 2026 menjadi titik balik penting dalam kariernya lewat peran sebagai Heathcliff muda dalam film Wuthering Heights, yang sekaligus menandai debutnya dalam proyek bernilai fantastis. Tak berhenti di situ, ia juga telah dijadwalkan tampil dalam drama sejarah arahan Tom Ford berjudul Cry to Heaven pada 2027, bersanding dengan aktor kelas berat seperti Nicholas Hoult dan Paul Bettany, yang semakin mempertegas posisinya sebagai legenda masa depan sinema.(*)
BACA JUGA: Adolescence, Sensasi Netflix yang Menang 8 Emmy Awards






