Crispy

Dampak Corona, Latihan Gabungan Militer Amerika Afrika Dibatalkan

JAKARTA – Komando Amerika Serikat Afrika (AFRICOM) membatalkan Phoenix Express tahun ini, yang merupakan latihan keamanan bersama angkatan laut dengan mitra Afrika. Hal itu sebagai tindakan pencegahan untuk membatasi penyebaran Coronavirus (COVID-19).

“Setelah mempertimbangkan dengan seksama dengan peserta latihan dan negara tuan rumah, Latihan Phoenix Express 2020 (OE20) telah dibatalkan karena pertimbangan perlindungan pasukan,” tulis AFRICOM seperti dilansir, Defense News, Jumat (20/3/2020).

Seyogyanya, Phoenix Express tahun ini dijadwalkan pada 5-18 April 2020 yang dilaksanakan di Laut Mediterania.

Latihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kerja sama regional, kesadaran domain maritim, praktik berbagi informasi, dan kemampuan operasional guna mempromosikan keamanan di Mediterania dan di sepanjang pantai negara-negara yang berpartisipasi.

Empat belas negara ikut serta dalam latihan tahun lalu , termasuk pasukan Afrika Utara dari Mauritania, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, dan Mesir. Negara-negara tersebut ikut serta dalam simulasi pelatihan yang melibatkan perdagangan narkoba, senjata, dan perdagangan manusia.

Menurut AFRICOM, perencanaan untuk latihan tahun depan sedang berlangsung.

Diketahui, AFRICOM menjadi salah satu latihan militer multinasional terbaru yang dibatalkan setelah pandemi COVID-19 . 

Mediterania merupakan pintu gerbang ke Eropa untuk penyelundup. Beberapa negara Eropa termasuk Italia, Yunani, Spanyol, dan Inggris telah berpartisipasi dalam latihan Phoenix Express sebelumnya, yang dimulai sejak 2005 silam.

Pekan lalu, angkatan bersenjata Norwegia membatalkan Latihan Cold Response yang direncanakan mencakup 15.000 tentara NATO dan sekutu.

Komando Eropa AS juga telah mengurangi showcase-nya Latihan Defender-Eropa 20, karena masalah coronavirus. Bahkan sejumlah latihan militer lain di Korea Selatan dan Israel  juga telah dibatalkan. [Fan]

Back to top button