Crispy

Di Taiwan, Pasien Corona Dengan Code No 32 Itu Pekerja Migran Indonesia

TAIWAN-Informasi terbaru dari Taiwan, seorang warga negara Indonesia (WNI) teridentifikasi terjangkit virus corona di Taiwan. Kementerian Luar Negeri RI telah mengkonfirmasi data tersebut.

“KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia) Taipei telah menerima informasi dari otoritas Taiwan bahwa terdapat 1 orang Pekerja Migran Indonesia/PMI, Pasien No. 32, yang terkonfirmasi positif kasus COVID-19 di Taipei,” Demikian penjelasan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, dalam keterangan tertulis.

Identitas lengkap wanita itu tak diungkap oleh Yudha namun ia mengatakan bahwa  WNI itu bekerja secara ilegal di Taiwan. Yudha juga menjelaskan bahwa WNI itu sudah mendapat penanganan memadai.

“Pekerja migran tersebut berstatus undocumented dan bekerja merawat orang tua. Saat ini dirawat di ruang isolasi di RS di Taipei dan kondisinya stabil,”.

Baca juga: WNI di Singapura yang Terinfeksi Virus Corona Dinyatakan Sembuh

Yudha juga memastikan bahwa WNI tersebut akan mendapat perhatian dari pihaknya. Saat ini pihaknya juga memastikan WNI tersebut mendapat penanganan sebaik mungkin meskipun WNI itu tak memiliki dokumen resmi.

“KDEI Taipei telah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Taiwan untuk memastikan yang bersangkutan ditangani sebaik mungkin dan akan terus memantau secara dekat kondisi WNI tersebut,”.

Berita adanya WNI yang terkena virus corona bermula dari unggahan dilaman media lokal untuk pekerja Indonesia di Taiwan, SuaraBMI.com. dalam unggahan itu disebutkan, WNI tersebut adalah orang ke-32 yang menderita virus corona di Taiwan hingga saat ini.

Baca juga: RS Hasan Sadikin Observasi Tiga Pasien dengan Gejala Mirip Infeksi Corona

WNI dengan code pasien ke 32 tersebut merupakan seorang wanita pekerja migran berusia 30 tahunan. Di Hongkong bekerja merawat majikannya yang menjadi pasien pengidap virus corona dengan code pasien ke-27 di rumah sakit Taiwan.

Ditemukannya WNI tersebut terinfeksi virus corona, ketika Departemen Kesehatan Taiwan melakukan penelusuran kontak dengan pasien ke-27.  Diketahui kemudian bahwa pasien ke-27 melakukan kontak sebanyak 744 orang.  Dari jumlah itu sebanyak 153 di antaranya sudah diuji kesehatan. Lima orang dinyatakan positif virus corona, termasuk wanita yang merupakan PMI asal Indonesia.

(tvl)

Back to top button