Crispy

Karyawan Pfizer Dituduh Curi Rahasia Vaksin Covid-19

  • Chun Xiao Li mengunggap 12 ribu file sebelum mengundurkan diri.
  • Ia mendapat tawaran pekerjaan di Xencor, pesaing Pfizer.
  • Muncul kecurigaan file yang diunggah Nona Li adalah rahasia vaksin.

JERNIH — Pfizer menuduh seorang karyawan yang akan meninggalkan perusahaan itu mencuri dokumen rahasia, termasuk rahasia dagang vaksin Covid-19 dan obat-obatan lainnya.

Russia Today menulis Chun Xiao Li, karyawan itu menghadapi tuduhan mengunggah 12 ribu file — termasuk sejumlah dokumen rahasia Pfizer — dari laptop Pfizer ke akun Google Drive pribadi pada akhir Oktober 2021, kemudian mentransfer file itu ke perangkat pribadi.

“Karena banyak dokumen yang disalahgunakan Nona Li, Pfizer belum memahami ruang lingkup rahasia dagang dan informasi rahasia yang dimilikinya,” kata pihak Pfizer.

Nona Li dikabarkan memiliki ribuan dokumen yang berpotensi terkait vaksin. Namun, fokus gugatan adalah imunisasi Covid-19 dan terapi antiboki monoklonal.

Menurut Pfizer, Nona Li tidak sendiri, tapi bersekongkol dengan lima rekan kerja yang sejauh ini belum diidentifikasi. Rekan Nona Li memberikan laptop umpan untuk menyesatkan tim keamanan perusahaan, embuat mereka percaya bahwa laptop itu digunakan untuk mengekstrak arsip.

Pfizer mengatakan analisis forensik menegaskan laptop yang dipergunakan bukan perangkat sama yang biasa digunakan di Pfizer. Salah satu kaki tangan Nona Li kemungkinan memiliki komputer dengan 12 ribu file.

Perusahana mengatakan telah melakukan peninjauan email, akses file, dan aktivitas web Nona Li di Laptop yang dikeluarkan peruahaan. Hasilnya, Nona berdiskusi dengan perusahaan farmasi saingan, yatiu Xencor, tentang peluang kerja.

Awal bulan ini, saat Pfizer melanjutkan penyelidikan, Nona Li memberi tahu atasannya dia akan mengundurkan diri tapi tidak mengungkapkan alasan. Nona Li juga tidak menyebut posisi yang ditawarkan Xencor, meski faktanya dia mulai bekerja di perusahaan itu mulai 29 November.

Terlepas tuduhan atasdirinya, Nona Li bersikeras telah memberikan semua informasi yang diminta Pfizer dan bekerja sama dengan penyidik penagdilan.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close