Pemerintah Rusia Bongkar Kuil Setan

- Elena Sulikova, pemimpin Kuil Setan itu, mengaku mengelola Universitas Sihir dan Ilmu Gaib Internasional. Sayangnya universitas itu tak pernah ada.
JERNIH — Pihak berwenang Rusia membongkar kompleks okultisme ilegal yang digambarkan sebaga Kuil Setan di pinggiran Moskwa.
Russia Today memberitakan pembongkaran terjadi setelah pengadilan setempat memutuskan bangunan tiga lantai itu, yang berfungsi sebagai markas sekte ‘Kekaisaran Penyihir Terkuat’ dibangun secara ilegal.
Tim pembongkaran mulai bekerja Rabu 20 Mei lokasi kuil di Desa Zaytsevo, dekat Zaraysk — sekitar 120 km selatan Moskow. Pengadilan Kota Zaraysk mengatakan bangunan seluas 280 meter persegi, yang disebut sebagai ‘Kuil Saturnus’ – dibangun tanpa izin dan menyalani peruntukan lahan. Sesuai aturan, lahan itu untuk pertanian dan tidak boleh ada bangunan.
Menurut laporan media, penduduk berulang kali mengajukan petisi kepada pihak berwenang untuk membersihkan ‘sarang penyihir’ dan ‘Kuil Setan’ dengan alasan adanya ‘ritual magis’ yang meresahkan.
Kompleks dibangun tahun 2019 dengan uang sumbangan dari pengikut Elena Sulikova, yang dikenal dengan nama samaran Alyona Polyn. Pemimpin okultisme berusia 46 tahun itu dilaporkan memungut biaya puluhan ribu rubel dari para pengikutnya sebagai imbalan atas janji memperbaiki keuangan, kehidupan cinta, dan mengajari mereka ‘ilmu sihir’.
Sulikova – yang menyebut dirinya sebagai ‘kepala penyihir Kremlin’ – mengklaim pernah tampil di ‘Battle of the Psychics’, sebuah acara realitas Rusia tempat para peramal yang mengaku ahli berlomba-lomba memperebutkan hadiah. Namun, para produser membantah bahwa ia pernah tampil di acara tersebut.
Ia juga terlibat dalam bisnis esoteris, termasuk mengelola ‘Universitas Sihir dan Ilmu Gaib Internasional’ (dijuluki ‘Hogwarts’ di media) di Moskwa. Sayang, universitas itu tidak lagi beroperasi.
Tahun 2025, Sulikova dijatuhi hukuman dua tahun penjara setelah mengaku bersalah atas tuduhan menyebarkan materi ekstremis yang menghasut kekerasan terhadap pendeta Ortodoks Rusia dan memposting konten daring yang menghina umat Kristen.
Pembongkaran kuil itu juga terjadi setelah menarik perhatian anggota Duma Negara Vitaly Milonov, seorang pendukung setia ‘nilai-nilai tradisional Rusia’.
“Saya tahu tentang tempat setan ini,” katanya tahun lalu. “Saya sudah lama berperang dengan wanita gila ini. Kami berhasil memenjarakannya, dan sekarang kami akan menghancurkan kuilnya juga – sebagai pengingat perbuatan gelapnya: Penipuan, kecurangan, dan penghinaan terhadap perasaan umat beriman.”
Milonov dan Sulikova berseteru selama bertahun-tahun. Milonov menuduh pemimpin okultisme itu melakukan penipuan dan menuntut agar paranormal itu secara hukum disamakan dengan pelacur. Sulikova menggugat balik atas nama pencemaran nama baik.
Penyihir gadungan itu mengatakan dia memenangkan gugatan tersebut tetapi menuntut kompensasi satu rubel.






