Crispy

Penyanyi Terkenal Lebanon Dijatuhi Hukuman 22 Tahun Penjara

Hukuman pertama adalah penjara selama 15 tahun dan kerja paksa karena terlibat dalam tindakan terorisme. Shaker dianggap memberikan bantuan logistik kepada mereka

JERNIH– Pengadilan Militer Lebanon, dipimpin Brigadir Jenderal Mounir Shehadeh, Rabu (16/12) lalu mengeluarkan dua keputusan in absentia terhadap penyanyi terkenal di negara itu, Fadel Shaker. Shaker dijatuhi hukuman penjara 22 tahun disertai kerja paksa, selain mencabut hak-hak sipilnya.

Menurut National News Agency, hukuman pertama adalah penjara selama 15 tahun dan kerja paksa karena terlibat dalam tindakan terorisme. Shaker dianggap memberikan bantuan logistik kepada mereka.

Adapun keputusan kedua, dia dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan denda 5 juta pound karena terlibat dalam pembiayaan kelompok bersenjata Ahmed Al-Assir, dan menyembunyikan senjata dan amunisi kelompok itu.

Pada 2017, Pengadilan Militer Lebanon telah mengeluarkan putusan untuk mengeksekusi Sheikh Ahmed Al-Assir, dengan tuduhan melakukan tindakan teroris terhadap tentara Lebanon, di kota Saida (Sidon), Lebanon selatan, pada tahun 2013.

Pasukan keamanan Lebanon menangkap Ahmed Al-Assir, ketika dia mencoba melarikan diri ke Mesir dengan paspor palsu pada tahun 2015. Sementara Fadl Shaker masih dalam pencarian dan pengejaran. Tetapi banyak pihak meyakini penyanyi itu tinggal di ‘Kamp Ain Al-Helweh di dalam kota Saida. [Al-Masdar]

Back to top button