Crispy

Produsen Sepatu Nike Lakukan PHK Massal Dampak Pandemi Covid-19

TANGERANG-Sebanyak 4.985 pekerja PT Victory Chingluh Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. PT Victory Chingluh menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK). PT Victory Chingluh merupakan produsen sepatu Nike.

Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang Hendra mengatakan, Banyak sector industri yang mengalami penurunan omzet luar biasa, sehingga dapat dipastikan bukan hanya produsen sepatu Nike yang akan melakukan PHK dalam waktu dekat.

“Terdapat beberapa sektor industri lain di Tangerang yang sudah mengambil langkah untuk PHK para karyawannya akibat turunnya omzet mereka,” kata Hendra, Minggu (24/5/2020).

Menurut Hendra, terdapat beberapa industri lain yang melakukan PHK serupa antara lain pabrik garmen, keramik, industri perhotelan, dan lain-lain.

Produsen Nike termasuk perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19. Produsen sepatu ini terpaksa mengurangi jumlah pekerjanya dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut data Disnaker Kabupaten Tangerang, PHK ini dilakukan terhadap 4.985 pekerjanya.

Hendra telah melakukan koordinsi dengan perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya, agar para karyawan yang terkena PHK bisa diarahkan mengikuti program Kartu Pra Kerja. Pihak Disnaker berjanji akan membantu para butuh tersebut.

“Mereka bisa minta bantuan untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja,”.

Hendra juga menjelaskan alasan PT Chingluh melakukan PHK massal, yakni karena order terhadap pabrik menurun jumlahnya.

“Pada waktu pertemuan dengan Disnaker, perwakilan pengusaha dan serikat pekerja, alasan yang disampaikan pihak pengusaha di antaranya ordernya anjlok yang luar biasa,” kata Hendra menjelaskan alasan PHK PT Chingluh.

Secara prosedur, kata Hendra, PT Chingluh telah memberitahu rencana PHK tersebut kepada pemerintah daerah setempat.

“Sebelum perusahaan tersebut memutuskan untuk melakukan PHK, mereka sudah menginformasikan hal itu terlebih dahulu kepada Pemda Tangerang. Selain itu, perusahaan sudah menaati ketentuan PHK karyawan,” kata Hendra menjelaskan .

Namun, Hendra belum bisa memberikan keterangan mengenai besaran kerugian yang dialami pabrik sepatu Nike tersebut.

(tvl)

Back to top button