Moron

Aksi Heroik  Istri Selamatkan Suami yang Nyaris Tersedot Keluar Jendela Ryanair

Sebuah penerbangan komersial Ryanair rute Yunani-Jerman berubah menjadi mimpi buruk setelah kaca jendela kabin copot di ketinggian 20.000 kaki. Seorang penumpang bahkan hampir terlempar keluar sebelum diselamatkan oleh sang istri.

WWW.JERNIH.CO – ​  Jumat, 10 Juli 2026, sebuah penerbangan maskapai LCC  komersial di Eropa berubah menjadi mimpi buruk di udara setelah kaca jendela pesawat terlepas, menyebabkan dekompresi kabin yang hampir membuat seorang penumpang terlempar keluar dari pesawat.

Insiden ini mendadak viral di berbagai media sosial karena kesaksian menegangkan dari para penumpang yang berada di dalam pesawat saat peristiwa itu terjadi.

Peristiwa mencekam ini terjadi pada penerbangan Ryanair dengan rute dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman. Pesawat yang digunakan adalah jenis Boeing 737-800.

Baru beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Thessaloniki sekitar pukul 05.55 waktu setempat, pilot mendeteksi adanya masalah pada mesin kanan pesawat saat melintasi wilayah udara Makedonia Utara. Pilot segera memutuskan untuk melakukan putar balik kembali ke bandara asal.

Namun, situasi memburuk dengan cepat saat proses penurunan ketinggian. Diduga akibat kerusakan mesin yang tidak terkendali, serpihan komponen dari mesin kanan terlepas dan menghantam salah satu kaca jendela kabin hingga pecah dan copot sepenuhnya. Akibatnya, terjadi dekompresi atau hilangnya tekanan udara kabin secara mendadak pada ketinggian sekitar 20,000 kaki.

Tekanan udara yang tersedot keluar membuat seorang penumpang pria warga negara Serbia berusia 61 tahun yang duduk di dekat jendela, hampir terlempar keluar. Menurut kesaksian penumpang lain, bagian kepala, leher, hingga bahu korban sudah sempat tersedot ke luar jendela pesawat. Beruntung, sang istri dengan sigap memegangi kaki suaminya, dibantu oleh para penumpang lain yang langsung menariknya kembali ke dalam kabin.

Di saat yang sama, masker oksigen darurat otomatis terjatuh dari langit-langit kabin diiringi kepanikan dan jeritan para penumpang. Berkat aksi cepat pilot, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Thessaloniki.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit AHEPA University General Hospital karena mengalami cedera leher, bahu, serta luka bakar akibat gesekan udara, namun dilaporkan tidak dalam kondisi yang mengancam nyawa.

Bagi masyarakat di luar Eropa, nama Ryanair mungkin tidak sepopuler Emirates atau Singapore Airlines, namun di benua biru, maskapai ini adalah penguasa jalur udara murah.

Ryanair adalah maskapai penerbangan bertarif rendah terbesar di Eropa yang berbasis di Dublin, Irlandia. Didirikan pada tahun 1984, Ryanair terkenal dengan strategi bisnisnya yang sangat efisien dan menawarkan harga tiket yang luar biasa murah—terkadang bahkan lebih murah daripada tiket kereta atau bus antar-kota.

Untuk menekan harga tiket, Ryanair menerapkan aturan yang sangat ketat. Misalnya beroperasi dari bandara sekunder (bandara kecil yang terletak agak jauh dari pusat kota besar). Juga mengenakan biaya tambahan untuk hampir segala hal, mulai dari bagasi kabin, pemilihan kursi, hingga cetak boarding pass di bandara.

Selain itu menggunakan satu jenis tipe pesawat (mayoritas armada keluarga Boeing 737) untuk menghemat biaya perawatan dan pelatihan kru.

Meskipun kerap kali dikritik karena pelayanannya yang minim  dan admin media sosialnya yang terkenal sering memberikan balasan sarkastik kepada netizen, Ryanair tetap menjadi pilihan utama jutaan turis di Eropa karena jaringan rutenya yang sangat luas dan ekonomis.

Kini, otoritas penerbangan bersama pihak Boeing tengah melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu penyebab pasti kegagalan mesin yang berujung pada pecahnya jendela pesawat tersebut.(*)

BACA JUGA: Sejarah Kelam Boeing 737-800: 20 Insiden Sejak Awal Tahun 2000-an dan Lebih 1.000 Kematian

Back to top button