kimy ndelo cssr
-
Spiritus

Setetes Embun: Di Puncak Gunung
Kita menjadi anak yang juga dikasihi jika kita mampu berjalan bersama Yesus sampai ke puncak berikutnya, yakni Golgota. JERNIH-John A.…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Sirene
Godaan akan selalu bisa dijumpai. Adalah kebijakan kita untuk memilih bagaimana bersikap dan memilih cara yang terbaik untuk lolos dari…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Dendam
Tidak membalas penghinaan adalah dasar hidup moral pengikut Yesus. Dengan cara itu kita memenangkan pertempuran, bahkan peperangan melawan kekerasan dan…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Hukum Ilahi-Torah
Dalam mematuhi Hukum Tuhan, kita wajib menghargai prinsip-prinsip dasarnya. Dengan prinsip-prinsip ini kita membiarkan Sabda kebenaran Tuhan menembus pikiran dan…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Menjadi Garam Dan Terang
“Lakukan semua kebaikan yang Anda bisa, dengan segala sarana yang Anda bisa, dengan segala cara yang Anda bisa, di semua…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Paradoks
Begitu banyak orang tidak pernah menemukan kebahagiaan karena mereka tidak tahu ke mana harus mencarinya. JERNIH-Ajaran Yesus seringkali bersifat paradoks.…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Dipanggil Menjadi “Terang”
Mereka tidak tahu kemana mereka akan dibawa. Prinsipnya, mereka meletakkan segala kepercayaan mereka pada Yesus yang baru saja mereka jumpai.…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Anak Domba Allah
Istilah “Anak Domba Allah” menunjuk pada Domba Penebusan (Im 16,20-22). Ini adalah seekor domba yang dibawa ke Bait Allah pada…
Read More » -
Spiritus

Tetesan Hujan: Yehosua
“Engkau akan menamakan dia YEHOSUA karena Dialah yang menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Mat 1,21). Penulis: P. Kimy Ndelo CSsR…
Read More » -
Spiritus

Setetes Embun: Benarkah Hari Natal Berasal dari Tradisi Kafir Romawi Kuno?
Sextus Julianus Africanus (lahir tahun 180 dan meninggal tahun 250), seorang sejarawan Kristen, menulis buku sejarah “Chronographiai” pada tahun 221.…
Read More »









