Crispy

Ashraf Ghani Muncul Lagi di Twitter dan Curhat

  • Ashraf Ghani sekali lagi menolak tuduhan membawa lari uang.
  • Ia berharap PBB membentuk tim audit investigasi untuk membuktikan ucapannya.

JERNIH — Ashraf Ghani, presiden Afghanistan yang lari saat Taliban mendekati Kabul, muncul di Twitter untuk menyatakan permintaan maaf dan menyesal mengapa pemerintahannya harus berakhir.

“Meninggalkan Kabul adalah keputusan paling sulit dalam hidup saya,” kata Ghani seperti dikutip Al Arabiya. “Tapi saya percaya itu yang terbaik untuk membungkam senjata dan menyelamatkan enam juta warga Kabul.”

“Saya mengabdikan 20 tahun hidup saya untuk membantu rakyat Afghanistan membangun negara demokratis, makmur, dan berdaulat. Tidak pernah ada niat meninggalkan orang-orang dengan visi yang sama,” lanjutnya dalam pernyataan panjang di Twitter.

Bulan lalu, Ghani merilis pesan video dari Uni Emirat Arab, negara yang menampungnya dengan alasan kemanusiaan.

Menurut Ghani, kepergiannya atas desakan keamanan istana untuk menghindari risiko pertempuran jalanan berdarah. Ia sekali lagi membantah membawa lari berkoper-koper uang dari bendahara istana.

“Saya dan istri sangat teliti dalam keuangan pribadi kami,” kata Ghani. “Saya telah mengumumkan semua asset saya secara terbuka.”

Ia juga mengatakan; “Warisan keluarga saya juga telah diungkapkan dan terdaftar di negara asalnya, Lebanon.”

Ghani juga menyambut baik audit resmi atau investigasi keuangan di bawah arahan PBB, atau badan independen lain, untuk membuktikan kebenaran pernyataan saya.

Back to top button