Crispy

Gadis Mata Hijau di Sampul National Geographic Itu Lari dari Cengkeraman Taliban

  • Sharbat Gula, nama gadis itu, ditemukan fotografer Steve McCurry di tengah kecamuk perang Uni Soviet-Mujahiddin Afghanistan.
  • Mata biru dan ekspresi keras wajahnya menyihir dunia, meski identitasnya baru diketahui tahun 2002.
  • Kini, Si Mata Hijau lari menyelamatkan keluarganya dari cengkeraman Taliban.

JERNIH — Pernah lihat sampul majalah National Geographic terbitan 1985 di atas ini? Gadis bermata hijau mencolok di sampul itu kini sedang dalam pelarian dari Afghanistan ke Italia.

PM Italia Mario Draghi, Kamis 24 November, mengumumkan mengatur perjalanan Sharbat Gula — nama gadis bermata hijau dalam sampul itu — ke Roma sebagai bagian evakuasi warga Afghanistan yang meninggalkan negaranya.

“Dewan menteri memungkinkan kami mengatur perjalanan Sharbat Gula, dan warga sipil Afghanistan lainnya, ke Italia sebagai bagian program evakuasi,” demikian keterangan kantor PM Italia yang dikutip New York Post.

Gula kali pertama menyita perhatian dunia tahun 1985, di tengah kecamuk perang Uni Soviet-Mujahiddin Afghanistan. Ia ditemukan fotografer AS Steve McCurry di kamp pengungsi di Pakistan.

Foto diri Gula, dengan mata hijau mencolok, kepala terbungkus kerudung, dan wajah ekspresi keras, menyita perhatian banyak orang di AS dan Eropa. Namun identitas Gula baru terungkap tahun 2002, ketika McCurry kembali ke Afghanistan dan melacaknya.

Saat difoto McCurry, Gula berusia 12 tahun. Ia tak ubahnya anak-anak Afghanistan lain, yang menderita akibat perang dan hidup di pengungsian. Kini, Gula berusia 49 tahun dan ibu dari empat orang anak.

Tahun 2016, Gula ditangkap kepolisian Pakistan karena identitas palsu. Ia membantah tuduhan itu, tapi Pakistan mendeportasinya ke Afghanistan. Ia disambut hangat Persiden Afghanistan Ashraf Gani dan memberinya kunci apartemen.

Seperti kebanyakan perempuan Afghanistan, Gula relatif menikmati kebebasan saat negaranya berada di bawah kendali AS dan sekutunya. Italia adalah salah satu negara yang mengirim pasukan ke Afghanistan untuk memerangi Taliban.

Agustus lalu, setelah AS menarik diri dari Afghanistan, Gula kelimpungan mencari akses ke luar Afghanistan. Ia tak ingin lagi menghuni kamp pengungsi di Pakistan atau bertahan di bawah kekuasaan Taliban.

Gula yakin dunia masih mengenalnya sebagai gadis usia 12 tahun bermata hijau dalam sampul National Geographic. Dunia memang masih mengenalnya, meski Gula saat ini adalah wanita yang mulai tua.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close