Heboh “Ticket War” The Weeknd Perdana di Indonesia

Dengan harga yang bervariasi serta skala produksi panggung raksasa yang belum pernah ada sebelumnya, konser ini diprediksi akan menjadi salah satu pergelaran musik terbesar dalam sejarah Indonesia.
WWW.JERNIH.CO – Mimpi para penggemar Abel Makkonen Tesfaye—atau yang lebih dikenal sebagai The Weeknd—di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan. Sang superstar global peraih predikat diamond ini resmi membawa rangkaian tur dunianya, “After Hours Til Dawn Stadium Tour”, ke Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, konser akbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua malam berturut-turut, yaitu pada tanggal 26 dan 27 September 2026, bertempat di Jakarta International Stadium (JIS).
Pengumuman yang dirilis oleh promotor TEM Presents dan Live Nation ini langsung menyulut euforia sekaligus kepanikan massal khas pencinta musik di Indonesia: ticket war. Pasalnya, tur Asia ini disebut-sebut sebagai babak terakhir dari seluruh rangkaian tur global “After Hours Til Dawn” yang legendaris, menjadikannya kesempatan final bagi para penggemar untuk menyaksikan pertunjukan visual dan audio spektakuler ini secara langsung.
Gelombang ticket war dimulai sejak fase pertama dibuka melalui Artist Presale pada 18 Mei 2026. Berdasarkan pantauan di laman resmi penjualan tiket, adrenalin para penggemar langsung diuji sejak menit pertama. Tepat saat koordinat waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, antrean virtual di platform tiket langsung diserbu oleh lebih dari 76.000 orang yang memperebutkan kuota terbatas.
Hari ini (19 Mei 2026) merupakan BCA presale. Sedangkan untuk general on sale baru akan dibuka pada 21 Mei 2026. Setiap akun hanya boleh membeli maksimal 6 tiket.

Kepanikan di media sosial pun tidak terhindarkan. Tagar seputar konser The Weeknd langsung memuncaki trending topic. Tangkapan layar berupa nomor antrean yang panjang, keluhan sistem yang memuat lambat, hingga kepasrahan para fans yang berada di urutan puluhan ribu memadati linimasa. Banyak fans yang rela mengamankan koneksi internet terbaik, menggunakan beberapa gawai sekaligus, hingga meminta bantuan kerabat demi bisa mengamankan gelang masuk ke JIS bulan September nanti.
Pihak promotor menyediakan berbagai pilihan kategori yang variatif, mulai dari tribun yang ramah kantong hingga paket VIP eksklusif dengan fasilitas premium. Untuk kategori tribun dengan kursi bernomor (numbered seating), harga dimulai dari CAT 6 seharga Rp950.000, diikuti CAT 5 seharga Rp1.450.000, CAT 4 seharga Rp1.650.000, CAT 3 seharga Rp2.750.000, CAT 2 seharga Rp3.500.000, hingga kategori tribun tertinggi yaitu CAT 1 seharga Rp5.500.000.
Sementara itu, bagi penggemar yang ingin merasakan atmosfer festival (free standing), tiket dijual dengan harga Rp2.900.000. Seluruh harga tersebut belum termasuk estimasi pajak pemerintah sebesar 10% dan biaya platform sebesar 6%.
Bagi penonton yang menginginkan pengalaman lebih eksklusif, tersedia pula paket VIP dengan fasilitas mewah yang melimpah. Paket ini terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Early Entry Package (Festival) seharga Rp6.500.000, Gold VIP Package (CAT 1) seharga Rp8.700.000, dan yang tertinggi adalah Ultimate VIP Package (CAT 1) dengan harga Rp12.700.000.
Para pemegang tiket VIP ini akan dimanjakan dengan berbagai keuntungan menarik dari promotor, di antaranya adalah hak akses masuk ke area venue lebih awal, cinderamata edisi terbatas, serta VIP laminate & lanyard. Khusus untuk pemilik paket Ultimate, mereka bahkan mendapatkan kesempatan langka untuk berfoto di atas panggung oleh fotografer profesional.(*)
BACA JUGA: Akhir Era “The Weeknd”, Abel Tesfaye Pilih Jakarta Jadi Saksi Sejarah






