POTPOURRI

Jadi Kepala BGN, Apa Janji Sudaryono?

Dia salah satu dari Hambalang Boys alias anak emas Presiden Prabowo, yang berkarir di Kementerian Pertanian. Dari Wakil Menteri kini Kepala Badan yang sarat oleh kontroversi. Apa janji dia?

WWW.JERNIH.CO – Dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Juli 2026, Sudaryono resmi menggantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah kepemimpinan baru ini menyedot perhatian publik mengingat BGN memegang peranan krusial dalam mengelola program prioritas nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kendati ganti kepala, namun sesungguhnya BGN masih sarat oleh persoalan. Terutama problem yang ditinggalkan oleh pejabat lama yang tersandung kasus korupsi. Bahkan belakangan muncul protes pemilik SPPG yang merasa dizolimi karena mendadak digantung dalam ketidakjelasan usai Nanik S Deyang mengubah kebijakan. Bahkan kini menunggu kejelasan barang-barang bekas korupsi macam sepeda motor listrik.

Sudaryono dalam tantangan berat dan besar. Namun janji telah ia ucapkan, berupa empat poin berikut;

Transparansi Total dan Pembenahan Tata Kelola

Sudaryono menegaskan janji utamanya untuk melakukan reformasi tata kelola di internal BGN. Ia berkomitmen menghapus “ruang gelap” atau praktik yang tidak transparan dalam ekosistem MBG. Seluruh proses pengadaan, distribusi, dan pengelolaan anggaran diarahkan agar dapat diakses serta dipantau publik secara terbuka.

Bebas Konflik Kepentingan

Guna menjaga akuntabilitas, Sudaryono memberikan garansi pribadi bahwa ia maupun keluarganya tidak memiliki bisnis dapur penyedia makanan MBG. Ia menekankan bahwa penunjukannya didasari niat untuk bekerja penuh tanpa persinggungan kepentingan ekonomi pribadi.

Memperlakukan Mitra Kerja Secara Sejajar

Dalam pengelolaan rantai pasok MBG, Sudaryono berjanji menempatkan UMKM, petani, dan penyedia lokal pada posisi yang setara. Ia menegaskan bahwa para mitra tidak boleh hanya dimanfaatkan saat butuh dukungan pasokan, melainkan harus dilibatkan secara adil dalam keberlanjutan program.

Terbuka terhadap Kritik dan Tidak Lari dari Masalah

Sudaryono berjanji untuk siap membuka diri terhadap masukan, saran, maupun kritik dari masyarakat dan media massa. Ia berkomitmen menghadapi langsung setiap tantangan serta kendala lapangan dalam pelaksanaan MBG tanpa menghindari tanggung jawab.(*)

BACA JUGA: Kepala MBG dari Nanik S Deyang ke Sudaryono

Back to top button