CrispyPersona

Katherine Johnson, Wanita Kulit Hitam Perintis NASA Meninggal Dunia

Washington — Sempatkan nonton Hidden Figures, film yang dinominasikan meraih Oscar tahun 2016.

Film itu bercerita tentang seorang wanita Afro-Amerika, yang dengan pengetahuan matematika luar biasa, menghitung lintasan roket yang membawa Alan Shepard menjadi manusia pertama ke luar angkasa.

Wanita itu bernama Katherine Johnson. Kemarin, sang figur tersembunyi itu meninggal dunia pada usia 101 tahun. Badan Luar Angkasa AS (NASA) meratapi kepergiannya.

NASA mengumumkan kematian Katherine Johnson di Twitter, dengan menulis; “kami mengenang masa hidupnya dan menghormati warisan keunggulannya yang meruntuhkan hambatan ras dan sosial.”

Tahun 1962, Johnson kali kedua menghitung lintasan roket yang membawa astronot John Glenn ke orbit Bumi. Sebelum roket meluncur, ia mengonfirmasi hasil perhitungan komputer elektronik.

Roket meluncur, memasuki orbit bumi, sesuai perhitungan Johnson. Semua orang di NASA, yang terlibat dalam proyek itu, mengenang saat-saat ketika Johnson mendapat pelukan semua orang atas kemampuannya.

Beberapa orang di NASA masih belum lupa bagaimana Glenn secara khusus meminta Johnson menghitung lintasan roket yang membaanya. Jika Johnson menolak, Glenn memutuskan tidak akan terbang.

“Katherine Johnson yang harus memverifikasi perhitungan lintasan roket saya,” kata Glenn saat itu.

Tahun 1969, Johnson teribat dalam penerbangan Apollo 11. Sekali lagi dia berkutat dengan angka-angka dan grafik komputer, sebelum roket yang membawa Apollo lepas landas.

Jim Bridenstine, administrator NASA, menyebut Johnson seorang pemimpin dari masa perintis industri luar angkasa.

“Katherine Johnson membantu kita memperbesar batas ruang,” kata Bridenstine. “Ia membuat langkah besar, yang membuka pintu bagi wanita dan orang kulit berwarna dalam pencarian universal untuk menjelajah luar angkasa.”

Kemampuan matematika Johnson, masih menurut Bridenstine, memungkinkan astronot mengambil langkah pertama di luar angkasa.

Tahun 2015, Johnson dianugerahi Presidential Medal of Freedom. Presiden Barrack Obama menyebut namanya dalam pidato State of the Union, sebagai contoh semangat penemuan.

Menghitung Semua

Katherine Johnson lahir di kota kecil Virginia tahun 1918. Sejak kecil dia terpesona dengan angka-angka.

“Aku menghitung semuanya. Aku menghitung langkah ke gereja, jumlah piring dan barang perak yang aku cuci,” kata Johnson dalam satu wawancara. “Aku menghitung apa pun yang aku lakukan.”

Johnson memiliki keunggulan akademis. Dia lulus SMA pada usia 14 tahun. Empat tahun kemudian lulus universitas.

NASA terpesona. Johnson mungkin satu-satunya wanita kulit hitam saat itu yang memiliki prestasi akademis, ketika jutaan lainnya putus sekolah di kelas delapan.

Johnson sangat menikmati kemewahan anugerah kemampuan berpikir yang diberikan Tuhan.

Ia bekerja sebagai guru, menjadi ibu rumah tangga, sampai akhirnya Komite Penasehat Nasional untuk Penerbangan (NACA) merekrutnya tahun 1953.

Tugasnya, duduk di depan komputer dan menghitung lintasan untuk misi awal ruang angkasa.

Di kantornya, Johnson dihormati tapi juga menjadi korban politik apartheid. Ia ditempatkan terpisah dengan karyawan kulit putih, dan menggunakan dapur dan toilet yang berbeda.

Dalam wawancara dengan salah satu surat kabar, Johnson mengatakan; “Saya terlalu sibuk dengan pekerjaan, dan tidak sempat khawatir atau marah karena diperlakukan tidak adil.”

Kepada NASA tahun 2008, Johnson mengatakan; “Ayah mengajarkan saya bahwa saya sama hebat dengan siapa pun, tapi tidak lebih baik. Saya tidak pernah punya perasaan rendah diri.”

Pahlawan tak Terlupa

Kini, NASA menyampaikan segala hormat kepada Katherine Johnson, dengan menyebutnya pahlawan AS, yang warisan rintisannya tidak akan pernah dilupakan.

Margot Lee Shatterly, penulis Hidden Figures, mengatakan adalah kehormatan luar biasa dalam hidup untuk menceritakan kisah Khaterine Johnson.

Hillary Clinton, mantan kandidat presiden AS, menyampaikan penghormatan menadlam di Twitter. “Perhitungannya membantu AS menempatkan orang di luar angkasa, di orbit, dan akhir mengantar manusia ke bulan.

Aktris Taraji P Henson, yang memerankan Katherine Johnson dalam Hidden Figures, menulis; “Warisan Anda akan terus hidup.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close