Oikos

Mengapa Minum Kopi Menyebabkan Perut Kembung?

Jakarta – Kebanyakan orang pernah mengalami perut kembung. Selain faktor makanan, pemicu lainnya adalah minum kopi. Kebiasaan minum kopi kini sudah menjadi gaya hidup dari mulai kalangah tua hingga anak muda. Gerai kopi pun menjamur di mana-mana.

Mengutip Express.co.uk, Selasa (30/6/2020), kopi hitam memang dapat memicu perut kembung karena kandungan asamnya. Kopi dapat mengiritasi perut sensitif dan menyebabkan pembengkakan.

Menambahkan gula atau pemanis buatan bahkan dapat memperburuk masalahnya. Tubuh tidak mengenalinya dan mereka sulit dicerna oleh tubuh. Jika Anda tidak toleran laktosa, menambahkan krim atau susu ke minuman akan menyebabkan kembung dan masalah lain pada usus Anda.

Intoleransi makanan dapat menyebabkan kembung saat usus Anda tidak kosong dengan benar. Terlalu banyak gas diproduksi sebagai reaksi terhadap makanan, dan gas tersebut terperangkap.

Menurut National Health Service (NHS) Inggris, ada beberapa makanan yang paling umum menyebabkan kembung selain kopi yakni gandum, gluten, dan produk susu. Jika kembung Anda berlanjut, itu bisa disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti penyakit seliaka atau kanker ovarium.

Situs NHS menyarankan untuk melepaskan minuman bersoda dan makanan yang menyebabkan kembung seperti kacang polong, bawang, brokoli, kubis, kecambah dan bunga kol. Namun, Anda harus memastikan Anda masih makan porsi buah dan sayuran setiap kali makan.

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk terhindar dari perut kembung. Di antaranya, jangan terburu-buru saat makan, luangkan waktu untuk makan perlahan. Cobalah meletakkan garpu Anda di antara gigitan dan kunyah setiap suapan dengan baik.

Hindari makan berlebihan. Kurangi ukuran porsi Anda pada waktu makan, atau cobalah makan 4 hingga 5 porsi kecil daripada 3 porsi besar. Cobalah makan secara teratur dan cobalah untuk tidak melewatkan makan. Hindari pula makan besar sebelum tidur. Makanlah makan terakhir Anda setidaknya 2 hingga 3 jam sebelum berbaring. Pastikan juga Anda meminum banyak air. [*]

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close