Asa Real Madrid Rebut Juara Pasca Menang atas Alaves

Madrid baru saja menang, Barcelona mulai terancam. Sisa 7 laga bagi Barca adalah “final” yang sesungguhnya. Jika mereka kalah di dua laga tandang ini, gelar juara bisa melayang ke Madrid!
WWW.JERNIH.CO – Kemenangan tipis 2-1 Real Madrid atas Deportivo Alaves pada 21 April 2026 tak cuma menambah tiga poin. Di bawah arahan Alvaro Arbeloa, Los Blancos menunjukkan mentalitas juara yang tak goyah meski ditekan hingga menit akhir. Gol dari Kylian Mbappe dan Vinicius Junior memastikan Madrid tetap berada dalam jalur perburuan gelar, mengoleksi 73 poin dari 32 pertandingan.
Meskipun saat ini mereka masih tertinggal 6 poin di belakang Barcelona (yang mengoleksi 79 poin dengan satu tabungan pertandingan), hasil ini mengirimkan pesan kuat ke Catalonia: perburuan gelar belum usai. Real Madrid masih memiliki napas untuk memberikan tekanan psikologis kepada rival abadi mereka.
Dengan musim yang menyisakan 6 pertandingan lagi bagi Real Madrid (setelah pekan ke-32), setiap laga adalah final. Berdasarkan jadwal yang ada, Madrid harus menghadapi lawan-lawan yang tidak bisa diremehkan.
Real Madrid harus menghadapi rangkaian laga tandang yang sangat menantang, dimulai dengan ujian berat di Seville melawan Real Betis yang selalu menyulitkan di depan pendukungnya sendiri.
Selain itu, mereka harus bertandang ke markas Espanyol yang sedang berjuang mati-matian menjauh dari zona degradasi, serta menghadapi Real Sociedad dalam laga yang diprediksi akan menjadi salah satu titik paling menentukan di akhir musim.

Puncak dari segala drama ini tentu saja terjadi di markas Barcelona, di mana laga El Clasico akan menjadi “gong” yang kemungkinan besar menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi La Liga.
Di sisi lain, laga kandang di Santiago Bernabeu menjadi harga mati yang tidak boleh disia-siakan oleh anak asuh Alvaro Arbeloa. Pertandingan melawan Real Oviedo merupakan laga yang di atas kertas wajib dimenangkan demi menjaga momentum poin, sementara duel melawan Athletic Bilbao dipastikan akan menjadi pertempuran fisik yang menguras energi di pekan-pekan krusial.
Konsistensi dalam menyapu bersih kemenangan di hadapan publik sendiri menjadi syarat mutlak agar Madrid tetap memiliki napas untuk menekan Barcelona hingga pertandingan terakhir musim ini.
Real Madrid harus menang tanpa cela. Madrid tidak boleh lagi kehilangan poin. Mereka harus menyapu bersih sisa laga, sembari berharap Barcelona terpeleset di setidaknya dua pertandingan (kekalahan) agar selisih poin bisa terpangkas sebelum pertemuan langsung di El Clasico.
Barcelona saat ini memang berada di kursi pengemudi. Dengan keunggulan 6 poin dan produktivitas gol yang luar biasa, tim asuhan Hansi Flick tampak sangat dominan.
Namun, dalam sepak bola Spanyol, keunggulan 6 poin di bulan April bisa menguap dalam sekejap jika manajemen beban kerja dan mentalitas tidak terjaga.
Ada beberapa skenario yang bisa membuat trofi La Liga yang sudah di depan mata terbang dari Camp Nou. Jika Madrid terus menang dan Barcelona kalah di laga El Clasico yang dijadwalkan pada Mei mendatang, margin poin akan menyusut drastis. Kekalahan di laga head-to-head ini sering kali meruntuhkan moral tim yang sedang memimpin klasemen.
Statistik menunjukkan Barcelona sedikit lebih solid, namun dalam beberapa laga terakhir, mereka kerap kecolongan lewat serangan balik. Jika mereka kehilangan poin di laga tandang melawan tim seperti Osasuna atau Alaves (pertemuan kedua), Madrid siap menerkam.
Barcelona saat ini berada di ambang juara, namun mereka masih harus melewati tujuh laga sisa yang sangat krusial pada musim 2025/2026. Perjalanan menuju takhta dimulai dengan menjamu Celta Vigo pada 23 April, disusul laga tandang yang menjebak melawan Getafe tiga hari kemudian.
Memasuki bulan Mei, tantangan semakin berat dengan bertamu ke markas Osasuna sebelum menghadapi partai paling menentukan sepanjang musim, yaitu laga El Clasico melawan Real Madrid di Camp Nou pada 11 Mei mendatang.
Setelah duel panas tersebut, jadwal padat langsung menanti Hansi Flick dan pasukannya dengan kunjungan ke markas Deportivo Alaves, menjamu Real Betis, dan ditutup dengan laga tandang yang penuh tekanan di markas Valencia.
Analisis menunjukkan bahwa laga terdekat melawan Celta Vigo sangat penting untuk menjaga mentalitas tim sekaligus mengembalikan margin keunggulan poin. Jika mereka terpeleset di awal, tekanan psikologis akan sangat terasa saat bertandang ke markas tim-tim kuda hitam yang dikenal tangguh secara fisik.(*)
BACA JUGA: Bayern Muenchen VS Real Madrid, Drama 7 Gol di Allianz Arena






