Siap Senggol Wuling Air EV, VinFast VF 2 Resmi Meluncur dengan Harga Rp120 Jutaan

VinFast VF 2 mendobrak pasar dengan fitur DC Fast Charging 24 kW—isi daya cuma 34 menit! Desain kotak yang ikonik, kabin minimalis, dan bodi lincah siap tembus gang sempit perkotaan.
WWW.JERNIH.CO – Segmen kendaraan listrik (Electric Vehicle) mungil berukuran ringkas kini kedatangan penantang baru yang sangat agresif. VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, meluncurkan model termurah mereka yang diberi nama VinFast VF 2. Mobil listrik empat penumpang (four-seater) ini sengaja dirancang dengan pendekatan desain yang imut (cute) namun tetap fungsional sebagai solusi mobilitas perkotaan yang padat, sekaligus alternatif aman pengganti sepeda motor.

Dengan dimensi panjang hanya 3.090 mm, lebar 1.496 mm, dan tinggi 1.663 mm, VinFast VF 2 menawarkan kelincahan luar biasa untuk bermanuver di gang sempit dan kemudahan saat mencari ruang parkir di pusat kota. Desain eksteriornya mengusung bentuk boxy (kotak) yang unik dengan lampu depan LED bulat dan velg 13 inci bergaya modern.
VinFast VF 2 memiliki keunggulan dalam hal pengisian daya yang sangat cepat di kelasnya. Berbeda dengan mayoritas mini EV murah yang hanya mengandalkan pengisian daya AC yang lambat, VF 2 sudah mendukung DC Fast Charging hingga 24 kW. Baterainya bisa terisi dari 10% ke 70% hanya dalam waktu sekitar 34 menit.
Dibekali baterai berkapasitas 18,3 kWh, mobil ini sanggup melaju hingga 210 km (berdasarkan standar NEDC) dalam kondisi penuh. Jarak yang sangat ideal untuk kebutuhan komuter harian urban.
Walau masuk segmen entry-level, fitur keselamatannya tidak dipangkas habis. VF 2 sudah dilengkapi rem ABS, Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Traction Control System (TCS), dan dua buah airbag.

Di negara asalnya, VinFast memberikan promo berupa gratis pengisian daya di jaringan V-Green hingga awal 2029 (dengan batas 10 sesi per bulan).
Masuk ke dalam kabin, interior VF 2 mengusung konsep minimalis. Dashboard-nya tidak menggunakan head unit layar sentuh, melainkan digantikan dengan panel informasi pengemudi digital berukuran 7 inci, pengatur AC manual, dan sistem audio radio FM dengan dua speaker.
Dapur pacunya digerakkan oleh motor listrik roda belakang (Rear-Wheel Drive) berdaya maksimal 40-41 hp dengan torsi puncak 65 Nm, serta memiliki kecepatan maksimum yang dibatasi pada 80 km/jam demi efisiensi energi.
Jika resmi masuk dan dijual di Indonesia, VinFast VF 2 akan langsung head-to-head bersaing di segmen mobil listrik mini kelas terendah, menghadapi Wuling Air EV (Lite & Standard Range) sebagai penguasa pasar micro EV di Indonesia. Juga Seres E1, mobil listrik mini asal China yang juga menyasar kisaran harga ekonomis di bawah Rp200 juta.

Saat ini, VinFast VF 2 baru resmi dipasarkan di Vietnam dengan harga di kisaran Rp120 juta hingga Rp128 jutaan (sudah termasuk baterai).
Namun karena statusnya baru meluncur secara global pada Juli 2026, belum ada harga OTR resmi untuk pasar Indonesia. Namun, jika melihat strategi sang kakak (VinFast VF 3) yang dipasarkan di Indonesia di angka Rp230 jutaan (atau mulai Rp156 juta dengan skema sewa baterai), maka prediksi harga VF 2 saat masuk Indonesia diperkirakan bisa menyentuh angka Rp160 juta – Rp180 jutaan, menjadikannya jauh lebih murah dibanding varian termurah Wuling Air EV yang saat ini dipasarkan mulai dari Rp214 jutaan. (*)
BACA JUGA: Chery Q, Mobil Listrik Ringkas yang Siap Mengguncang Pasar Indonesia
