
- Belgia marah dan pelatih Rudi Garcia mengejek pembatalan tersebut sebagai lelucon April Mop yang buruk.
- Ini bukan kali pertama terjadi. Cristiano Ronaldo pernah dihukum tiga pertandingan, tapi dipangkas jadi dua.
JERNIH — Sesuai aturan, pemain terkena kartu merah tidak boleh tampil satu pertandingan berikut. Namun, Presiden AS Donald Trump bisa mengubah aturan keras seenak udel.
Trump dikabarkan menelepon FIFA dan meminta kartu merah Folarin Balogun ditangguhkan agar bisa bermain melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2025. FIFA mengabulkan permintaan itu.
Balogun diusir keluar saat AS mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 di babak 32, Rabu pekan lalu. Balogun, sesuai aturan, tidak bisa bermain saat AS menghadapi Belgia di Stadion Seattle, Senin 6 Juli waktu setempat.
Minggu 5 Juli, FIFA mengumumkan kartu merah Balogun ditangguhkan untuk masa percoban satu tahun berdasarkan Pasal 27 kode disiplin. Artinya, Balogun — yang telah mencetak tiga gol AS — akan berkontribusi ketika timnya berusaha mencapai perempat final Piala Dunia 2026.
The New York Times melaporkan Trump menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino pada hari Rabu dan memintanya meninjau kembali penangguhan Balogun, mengutip orang-orang yang mengetahui percakapan tersebut. Gedung Putih belum secara publik mengkonfirmasi panggilan tersebut, tetapi merujuk wartawan ke unggahan Trump yang penuh kegembiraan di Truth Social.
“Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan yang besar!” tulis Trump pada hari Minggu.
Keputusan itu memicu kemarahan di Belgia, yang federasi sepak bolanya mengatakan mereka ‘terkejut’ dengan keputusan FIFA dan sedang mempertimbangkan ‘semua opsi potensial’ menjelang pertandingan. Pelatih Belgia Rudi Garcia mengejek pembatalan tersebut sebagai lelucon April Mop yang buruk.
“Kami tidak membela tim nasional atau federasi, kami membela sepak bola,” kata Garcia.
Pembatalan ini sangat tidak biasa, meskipun bukan tanpa preseden baru-baru ini. FIFA pernah melakukan langkah serupa sebelum turnamen ketika mengizinkan Cristiano Ronaldo bermain untuk Portugal, meskipun mendapat hukuman kartu merah dari pertandingan kualifikasi melawan Irlandia. Ronaldo dijatuhi hukuman larangan bermain tiga pertandingan, tetapi dua pertandingan ditangguhkan, sehingga ia dapat tampil di Piala Dunia.
Sebelum itu, intervensi serupa terakhir di Piala Dunia terjadi pada tahun 1962, ketika legenda Brasil; Garrincha, diizinkan bermain di final setelah diusir dari lapangan di semifinal – delapan tahun sebelum FIFA memperkenalkan sistem kartu merah modern di Piala Dunia 1970.
Keputusan FIFA ini muncul di tengah pengawasan terhadap hubungan dekat Infantino dengan Trump. Badan pengatur tersebut sebelumnya menciptakan dan menganugerahi Presiden AS Hadiah Perdamaian setelah kampanye publiknya yang tidak berhasil untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
AS menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Turnamen ini berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli dan diselenggarakan di 16 kota, termasuk 11 di AS. Final dijadwalkan pada 19 Juli di Stadion MetLife di New Jersey.
AS dan Belgia terakhir bertemu di Piala Dunia di babak 16 besar pada tahun 2014, ketika Belgia menang 2-1 setelah perpanjangan waktu meskipun kiper AS Tim Howard mencatatkan rekor 16 penyelamatan.
Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:






