Politeia

VinFast VF 3 Disulap Jadi Mobil Patroli Listrik Pengangkut Drone ETLE

Korlantas Polri meluncurkan armada ETLE Drone Patrol Presisi berbasis mobil listrik VinFast VF 3. Mini SUV ini dimodifikasi khusus menjadi hanggar portabel di bagian belakangnya untuk menerbangkan drone pemantau pelanggaran lalu lintas.

WWW.JERNIH.CO – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali menorehkan lompatan besar dalam transformasi digital penegakan hukum di jalan raya. Dalam gelaran Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas di STIK-PTIK, Polri secara resmi memperkenalkan armada terbarunya: ETLE Drone Patrol Presisi. Menariknya, alih-alih menggunakan mobil sedan konvensional, Polri menjatuhkan pilihan pada mobil listrik mini SUV yang sedang naik daun, yaitu VinFast VF 3.

Langkah inovatif ini mengombinasikan dua aspek masa depan sekaligus, yakni armada ramah lingkungan (elektrifikasi) dan sistem pengawasan lalu lintas udara yang dinamis berbasis kecerdasan buatan.

VinFast VF 3 dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai city car bertenaga listrik murni dengan desain ala mini-SUV yang tangguh, mobil asal Vietnam ini memiliki dimensi yang sangat ringkas. Karakteristik ini membuatnya sangat lincah untuk membelah kemacetan jalanan protokol Ibu Kota, seperti kawasan Gatot Subroto, Rasuna Said, hingga TB Simatupang.

Tampilan eksterior mobil dinas ini telah dirombak total agar selaras dengan identitas Korlantas. Sekujur bodinya dibalut dengan livery khas Polantas berwarna putih dan biru tua lengkap dengan garis diagonal merah-biru yang tegas. Di bagian pintu samping terukir slogan “Melindungi, Mengayomi, dan Melayani”, sementara di atapnya terpasang lampu rotator LED berdesain pipih dan modern.

Modifikasi paling krusial dan menarik dari armada ini berada di area kabin bagian belakang. Untuk memaksimalkan fungsinya sebagai pusat kendali udara portabel, kaca samping bagian belakang ditutup rapat (blind van style).

Ruang bagasi dan baris kursi belakang dirombak total menjadi sebuah boks kompartemen penyimpanan besar yang berfungsi sebagai hanggar sekaligus tempat operasional perangkat drone ETLE. Di dalam kompartemen ini, seluruh sistem pengisian daya baterai drone, layar monitor pemantau, dan perangkat kendali jarak jauh tersusun rapi.

Uniknya lagi, pada bagian luar atas boks penyimpanan tersebut, Korlantas menyematkan logo resmi serta perangkat anemometer (alat pengukur kecepatan angin). Kehadiran anemometer ini sangat penting secara teknis guna memastikan bahwa kondisi angin di lokasi patroli aman sebelum petugas menerbangkan drone ke udara.

Bukan sekadar drone biasa, teknologi kamera terbang yang dibawa oleh armada VinFast VF 3 ini telah dibekali sistem ANPR (Automatic Number Plate Recognition) beresolusi tinggi.

Saat mengudara di atas titik-titik strategis, drone ini mampu memindai dan mengidentifikasi nomor polisi kendaraan secara otomatis, objektif, dan real-time. Hebatnya lagi, sistem kecerdasan buatan pada drone ini langsung menyaring kendaraan mana saja yang masuk dalam kategori pengecualian ganjil-genap—seperti kendaraan dinas pelat merah, angkutan umum pelat kuning, hingga sesama kendaraan listrik.

Rekaman visual dari udara ini menjadi alat bukti elektronik yang sah. Data pelanggaran (seperti tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, hingga truk Over Dimension & Over Loading / ODOL) akan dikirim langsung ke petugas back office untuk divalidasi, sehingga meminimalkan potensi salah tilang.(*)

BACA JUGA: Ini Manfaat ETLE Drone Milik Polri

Back to top button