Crispy

Bersama Pemimpin Dunia, Indonesia Beri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Teheran

JERNIH – Pemerintah Indonesia resmi memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam prosesi pemakaman kenegaraan yang berlangsung di Tehran. Kehadiran Indonesia di tengah momentum bersejarah ini bersanding langsung dengan deretan pemimpin global dan delegasi tingkat tinggi dari berbagai belahan dunia.

Langkah sigap Indonesia mengirimkan perwakilannya ke Grand Mosalla, Teheran, menuai apresiasi mendalam dari pihak otoritas Iran sebagai bentuk respek diplomatik yang tinggi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa Indonesia hadir memenuhi undangan resmi dari Pemerintah Iran. “Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia diwakili oleh Duta Besar RI di Teheran (Rolliansyah Soemirat),” ujar Yvonne dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Dubes Rolliansyah Soemirat dilaporkan telah hadir langsung di lokasi sejak Sabtu pagi waktu setempat untuk memberikan penghormatan terakhir serta mengikuti prosesi doa bersama di aula utama masjid.

Sebagai tokoh kunci geopolitik Timur Tengah, upacara pelepasan Ali Khamenei ini praktis menjadi titik kumpul para petinggi dunia. Selain delegasi Indonesia, sejumlah pemimpin negara yang tampak hadir di Tehran antara lain Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (memimpin langsung delegasi resmi negaranya) serta utusan khusus Rusia, Dmitry Medvedev (Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia yang diutus langsung oleh Presiden Vladimir Putin).

Apresiasi Tinggi dari Teheran

Kehadiran aktif para diplomat asing, termasuk manuver cepat Indonesia dalam menunjuk Dubes Rolliansyah, mendapat sambutan hangat dari pihak Teheran. Sebelumnya pada Kamis (2/7/2026), otoritas Iran memang telah mengumumkan kepada seluruh perwakilan asing bahwa acara penghormatan resmi ini akan dikawal langsung oleh pejabat tinggi pemerintah pusat. Respons positif dari Jakarta dinilai memperkuat hubungan bilateral kedua negara di masa berkabung ini.

Berdasarkan laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, prosesi pemakaman Ali Khamenei dirancang secara kolosal dan akan melintasi dua negara. Jenazah Ali Khamenei beserta orang-orang terdekatnya telah dibawa ke Musala Besar Teheran sejak Jumat pagi (3/7/2026). Jenazah ditempatkan di aula utama masjid guna memberikan kesempatan bagi masyarakat umum dalam upacara pelepasan selama dua hari.

Rangkaian upacara di Musala Besar Teheran ini akan berlanjut hingga Minggu (5/7/2026). Setelah itu, peti jenazah akan dibawa dalam prosesi berikutnya menuju Kota Qom pada Senin (6/7/2026).

Tak hanya di Iran, prosesi penghormatan terpisah juga dijadwalkan bakal melintasi perbatasan menuju Irak, meliputi kota-kota suci seperti Baghdad, Karbala, dan Najaf. Setelah itu, jenazah akan dibawa kembali ke Iran untuk prosesi akhir pengebumian di Kota Mashhad pada Kamis (9/7/2026) mendatang.

Back to top button