POTPOURRI

Ini Motif Promo Gratis Miras Holywings

Pembuatan konten promo minuman beralkohol gratis untuk mendongkrak omzet outlet Holywings yang minim di bawah 60 persen.

JERNIH-Dengan alasan untuk meningkatkan omzet penjualan para tersangka promo Holywings membuat dan menyebarkan e-Flyer promo Holywings menggratiskan minuman beralkohol bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

“Motif dari para tersangka adalah mereka membuat konten-konten tersebut untuk menarik pengunjung datang ke outlet Holywings,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, pada Jumat, (24/6/2022).

Dengan promo tersebut diharap dapat menarik pengunjung, tertutama di cabang Holywings yang persentase keuntungannya masih di bawah target.

baca juga: Fatwa MUI Sebut Vaksin Covid dari India Haram

“(Meningkatkan omzet, red) Khususnya di outlet yang persentase penjualannya di bawah target 60 persen,” kata Kombes Budhi Herdi lebih lanjut.

Motif perbuatan para tersangka e-Flyer promo Holywings didapat penyidik setelah memeriksa para tersangka yang saat ini telah ditetapkan sebanyak enam orang.

Kombes Budhi Herdi menyebut pihaknya masih terus mendalami keterangan para tersangka untuk mencari kemungkinan ada motif lain dibalik pembuatan konten promosi yang kontroversial tersebut.

“Namun demikian kita akan terus dalami motif lain kenapa,” kata Budhi.

Sebelumnya restoran, bar, sekaligus kelab malam Holywings dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah beredar promosi minuman beralkohol gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/3135/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 24 Juni 2022. Dalam laporan tersebut, Holywings disangkakan melanggar Pasal 156 A KUHP dan Pasal 28 A ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 UU ITE.

Keberadaan laporan tersebut merupakan buntut adanya promosi minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria. Promosi tersebut diunggah di media sosial dan viral.

Namun unggahan tersebut segera dihapus setelah mendapat kecaman banyak netizen.

Manajemen Holywings juga segera menyampaikan permintaan maaf. Mereka berdalih promosi tersebut di luar persetujuan manajemen. Mereka menegaskan tidak ada unsur kesengajaan untuk mengaitkan unsur agama dalam promosi mereka. (tvl)

Back to top button