CrispyVeritas

[JERNIH PIALA DUNIA 2026] 5 Rahasia Unik di Balik Penampilan Ikonik Shakira

Gelar “Ratu Piala Dunia” memang pantas disematkan pada Shakira. Pada penampilannya di upacara pembukaan menjerat mata banyak orang. Ternyata ada 5 hal yang perlu Anda tahu.

WWW.JERNIH.CO –  Shakira tidak diragukan lagi adalah salah satu ikon musik terbesar yang hubungannya dengan sepak bola sangat legendaris. Julukan “Ratu Piala Dunia” disematkan bukan tanpa alasan; kehadirannya di panggung turnamen empat tahunan ini selalu dinantikan. Penampilan terbarunya di upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Meksiko, membawakan lagu tema resmi “Dai Dai” bersama Burna Boy kembali membuktikan magnet panggungnya yang luar biasa.

Di balik kemeriahan aksi panggungnya dari masa ke masa, terdapat berbagai detail unik yang membuat penampilannya selalu ikonik. Berikut adalah 5 hal unik dari penampilan Shakira di panggung Piala Dunia:

Kostum Futuristik Nyentrik dari Off-White (2026)

Pada pembukaan Piala Dunia 2026, Shakira mencuri perhatian dengan busana khusus dari rumah mode mewah asal Italia, Off-White. Dirancang atas arahan kreatif penata gaya pribadinya, Nicolas Bru, penampilannya memadukan estetika sporty dan high fashion.

Lapisan pertamanya berupa bodysuit ketat berwarna kuning neon terang dengan aksen cut-out (potongan terbuka) di bagian dada dan perut, lengkap dengan sarung tangan opera tanpa jari yang senada.

Keunikan paling mencolok terletak pada rok mini asimetrisnya yang dijahit seluruhnya dari potongan-potongan jersei sepak bola asli berwarna putih, lavender, dan kuning mentega. Di balik rok tersebut, tertulis slogan ikonik “We Are Ready”.

Sepatu Panggung yang Tidak Biasa

Berbeda dengan penampilannya di Piala Dunia 2010 saat membawakan “Waka Waka” dengan bertelanjang kaki demi menghormati budaya Afrika, pada tahun 2026 Shakira memilih alas kaki yang sangat kasual namun mahal.

 Ia mengenakan sepatu bot kulit tinggi (high-top sneakers) berwarna putih dari label R13 seharga 1.495 dolar. Sepatu bersol tebal (platform 2,5 inci) ini ia modifikasi sendiri dengan tali sepatu berwarna kuning highlighter yang serasi dengan bajunya untuk mendukung koreografinya yang intens dan lincah.

Koreografi Udara

Sebelum mengguncang panggung stadion, persiapan Shakira sangat totalitas. Ia sempat viral karena terekam melatih koreografinya bersama penari latar di lorong sempit sebuah pesawat terbang yang sedang mengudara.

Penampilan panggungnya dipimpin langsung oleh Darina Littleton, koreografer sekaligus kapten penari latar kepercayaannya yang juga memimpin tur dunia “Las Mujeres Ya No Lloran”. Bersama ratusan penari latar di stadion, Littleton memastikan gerakan pinggul khas Shakira tetap sinkron dan bertenaga di atas lapangan rumput.

Konsistensi Tradisi Mikrofon Neon

Ada satu detail kecil yang selalu dibawa Shakira sejak penampilannya di Afrika Selatan 2010 hingga Amerika Utara 2026: mikrofon berwarna neon. Pada tahun 2010, di bawah lampu ultraviolet (blacklight), mikrofon dan gelang-gelang neonnya menyala terang melengkapi gaun rumbai Roberto Cavalli yang ia kenakan.

Tradisi mikrofon menyala ini kembali dipertahankan di Estadio Azteca 2026 untuk memastikan kehadirannya tetap mencolok di tengah ribuan lampu sorot stadion.

Penghormatan Sejarah Lewat Kostum Penari

Pada penampilan terbarunya, Shakira tidak hanya menghibur tetapi juga merayakan sejarah sepak bola. Ratusan penari latar yang mengiringinya di lapangan mengenakan kostum yang merepresentasikan warna-warna dari berbagai tim nasional yang berlaga di turnamen.

Selain itu, video promosi dan konsep panggungnya secara visual memberikan penghormatan kepada bola resmi Piala Dunia edisi 2006, 2010, dan 2014—tiga edisi legendaris di mana lagu-lagu Shakira seperti “Hips Don’t Lie”, “Waka Waka”, dan “La La La” menjadi lagu wajib bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia.(*)

BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Shakira Gandeng Burna Boy Rilis “Dai Dai” untuk Ukir Sejarah Baru

Back to top button