Spiritus

Arab Saudi Resmi Buka Pengajuan Visa untuk Musim Umrah Baru

JERNIH – Pemerintah Arab Saudi telah resmi membuka pengajuan visa untuk musim umrah baru terhitung sejak hari Minggu, 14 Zulhijah 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 31 Mei 2026.

Berdasarkan kalender musim umrah untuk tahun 1448 Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, para jemaah sudah bisa memasuki kota suci Makkah dan mendapatkan izin (tasreh) umrah melalui aplikasi Nusuk mulai Senin, 1 Juni.

Kementerian terkait baru-baru ini mengumumkan kalender musim umrah baru tersebut, yang menguraikan jadwal serta layanan elektronik terkait penerbitan visa, proses kontrak kerja sama, hingga penyambutan para jemaah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kementerian untuk meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kualitas pengalaman ibadah bagi para jemaah, serta mematangkan kesiapan ekosistem umrah menjelang musim yang akan datang.

Jadwal Penting Musim Umrah 1448 H

Kementerian Haji dan Umrah juga menetapkan batas-batas waktu krusial yang wajib diperhatikan oleh para jemaah dan penyedia jasa travel:

  • Batas Akhir Penerbitan Visa: 1 Syawal 1448 H, bertepatan dengan 9 Maret 2027.
  • Batas Akhir Kedatangan Jemaah: 15 Syawal 1448 H, bertepatan dengan 23 Maret 2027.
  • Batas Akhir Kepulangan Jemaah: 30 Syawal 1448 H, bertepatan dengan 7 April 2027.

Pihak kementerian mengimbau dan menyerukan kepada seluruh perusahaan penyedia layanan umrah lokal serta agen luar negeri untuk mematuhi jadwal yang telah disetujui ini. Mereka juga diminta untuk tunduk pada semua regulasi dan instruksi yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah demi menjamin pelayanan yang berkualitas tinggi bagi para jemaah di sepanjang musim.

Pengumuman ini pun disambut dengan sangat baik oleh warga setempat. Arif Anwar, seorang warga yang menetap di Alkhobar, mengungkapkan rasa sukacitanya kepada Arab News.

“Saya memang sangat menunggu pengumuman dari kementerian terkait pembukaan pengajuan visa untuk musim umrah baru ini. Begitu melihat laporannya, saya langsung berencana untuk mengajukan visa umrah bagi mertua saya agar mereka bisa datang ke sini untuk beribadah. Sekarang, saya akan segera menindaklanjutinya untuk mendapatkan visa umrah sesuai dengan arahan kementerian,” ujarnya.

Back to top button