DesportareVeritas

[JERNIH PIALA DUNIA 2026] Skuad Resmi Uruguay Tanpa Luis Suarez

Lepas dari bayang-bayang masa lalu, skuad agresif Uruguay di bawah komando Marcelo Bielsa siap memulai petualangan di Amerika Serikat dan Meksiko.

WWW.JERNIH.CO –  Pelatih Marcelo Bielsa akhirnya meresmikan 26 nama yang masuk ke dalam skuad La Celeste (Langit Biru). Pengumuman ini langsung memicu perbincangan hangat karena Bielsa secara berani melakukan perombakan besar: memotong generasi lama, mempertahankan fondasi utama, dan menghadirkan kejutan baru demi menyesuaikan gaya bermainnya yang menuntut fisik dan kecepatan tinggi.

Kejutan paling mencolok dari rilis skuad kali ini adalah tidak adanya nama Luis Suarez. Striker legendaris berusia 39 tahun yang saat ini sedang tajam bersama Inter Miami tersebut secara resmi diabaikan oleh Bielsa.

Keputusan ini memupus harapan Suarez untuk memecahkan rekor penampilan Uruguay di panggung dunia. Skuad ini menegaskan bahwa era penyerang murni yang lambat telah usai di bawah filosofi Bielsa.

Selain Suarez, gelandang andalan Nahitat Nandez juga harus rela tercoret dari daftar final. Kehilangan tempat di momen krusial ini membuktikan bahwa Bielsa tidak ragu menyingkirkan nama besar jika mereka dianggap tidak cocok dengan skema transisi cepat yang ia usung.

Di tengah badai perombakan, Bielsa tetap mempertahankan tulang punggung tim yang bermain di klub-klub elite Eropa. Sektor gelandang dan bek menjadi wilayah yang paling stabil karena diisi oleh para pemain yang sedang berada di masa keemasan mereka.

Mereka antara lain Federico Valverde (Real Madrid), si jenderal lapangan tengah sekaligus motor serangan utama tim. Manuel Ugarte (Manchester United) dan Rodrigo Bentancur (Tottenham), keduanya menjadi jangkar pelindung lini pertahanan.

Ada pula Ronald Araujo (Barcelona) dan Jose Maria Gimenez (Atletico Madrid). Mereka merupakan tembok kokoh di lini belakang tim. Darwin Nunez yang meskipun sempat terkena sanksi akibat insiden di turnamen sebelumnya, striker Al Hillal ini tetap dipercaya menjadi ujung tombak utama untuk mendulang gol.

Bielsa dikenal menyukai dinamika kejutan, dan hal itu ia buktikan di sektor penjaga gawang. Secara tak terduga, ia memanggil kembali kiper veteran berusia 39 tahun, Fernando Muslera, keluar dari masa pensiun internasionalnya. Muslera ditarik kembali untuk mengawal kiper utama Sergio Rochet, sekaligus membawa kepemimpinan di ruang ganti.

Untuk wajah baru dan tenaga segar, Bielsa memasukkan nama-nama seperti Juan Manuel Sanabria (Real Salt Lake) dan Rodrigo Aguirre (Tigres). Kehadiran pemain-pemain ini memberikan opsi fleksibilitas taktik yang sangat dibutuhkan dalam turnamen berformat padat.

Dengan rata-rata usia skuad 28,7 tahun, Uruguay datang dengan kombinasi yang sangat menarik. Mereka tidak lagi bergantung pada romantisme masa lalu bersama Luis Suarez, melainkan maju dengan kolektivitas tim yang bertenaga, agresif, dan siap berlari sepanjang 90 menit di bawah komando Marcelo Bielsa.

Di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026, Uruguay tergabung dalam Grup H dan dijadwalkan melakoni tiga pertandingan fase grup yang krusial. Perjuangan La Celeste akan dimulai pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 05:00 WIB melawan Arab Saudi di Stadion Hard Rock, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat. Di lokasi yang sama, anak asuh Marcelo Bielsa ini kemudian akan menantang kekuatan Tanjung Verde pada pertandingan kedua yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 05:00 WIB.

Setelah menyelesaikan dua pertandingan pertama di Amerika Serikat, Uruguay akan bertolak ke Meksiko untuk melakoni laga pamungkas grup yang diprediksi berjalan sangat sengit. Mereka dijadwalkan menghadapi tim raksasa Eropa, Spanyol, pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07:00 WIB di Stadion Akron, Guadalajara. Pertandingan penutup ini akan menjadi ujian terbesar sekaligus penentu langkah Uruguay untuk bisa lolos ke babak gugur.(*)

BACA JUGA: Prahara di Tubuh Real Madrid, dari Valverde hingga Rudiger

Back to top button