DesportareVeritas

Penantian 22 Tahun Tunai, Ketika Bournemouth Jadi “Pahlawan” Bagi Arsenal

Publik London Utara fans The Gunners mesti berterima kasih ke Bournemouth. Gara-gara menahan imbang Man City, Arsenal otomatis juara Liga Inggris 2025/2026. Kemeriahan pun terjadi di bar dan kafe.

WWW.JERNIH.CO –  Drama Premier League selalu punya cara paling gila untuk menamatkan musimnya. Setelah tiga musim beruntun merasakan pahitnya menjadi runner-up, Arsenal akhirnya resmi dinobatkan sebagai juara Liga Inggris 2025/2026. Menariknya, kepastian gelar ini tidak lahir dari keringat mereka di lapangan pada hari itu, melainkan dari sebuah laga sengit di Stadion Vitality, markas Bournemouth.

Manchester City, sang rival terdekat, secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Bournemouth. Hasil ini membuat selisih poin Arsenal di puncak klasemen sudah tidak mungkin lagi terkejar dengan satu laga tersisa.

Sehari sebelumnya, Arsenal berhasil menang tipis 1-0 atas Burnley yang membuat mereka unggul 5 poin. Skenarionya jelas: jika City gagal menang melawan Bournemouth, trofi resmi pulang ke London Utara.

Mikel Arteta dan pasukannya memutuskan untuk mengadakan acara nonton bareng (nobar) di markas latihan mereka. Suasana awalnya berjalan tegang. Para pemain duduk terpaku di depan layar besar, menggigit kuku, dan sesekali saling berbisik.

Ketika laga memasuki menit ke-39, ruangan tersebut meledak untuk pertama kalinya. Striker muda Bournemouth, Eli Junior Kroupi, mencetak gol indah yang merobek jala gawang City. Arsenal berada di atas angin!

Namun, bukan Manchester City namanya jika menyerah begitu saja. Memasuki babak kedua, The Citizens mengurung pertahanan Bournemouth habis-habisan. Puncaknya terjadi di masa injury time.

Erling Haaland berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut hampir saja merusak pesta Arsenal, karena jika City mencetak satu gol lagi, penentuan juara akan bergeser ke pekan terakhir. Beruntung bagi Arsenal, peluit panjang segera berbunyi sebelum City sempat membalikkan keadaan.

Begitu laga usai, ruang nobar Arsenal pecah. Tangis haru Mikel Arteta, pelukan erat antar-pemain, hingga kepulan asap suar merah dari ribuan fans yang langsung memadati luar Stadion Emirates menjadi pemandangan ikonik malam itu.

Bagi Arsenal, Bournemouth adalah hero tanpa tanda jasa. Di bawah asuhan Andoni Iraola, The Cherries tampil tanpa rasa takut, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 17 laga sekaligus mengunci tiket kompetisi Eropa. Mereka bertarung layaknya tim yang sedang memperebutkan trofi, membantu Arsenal menuntaskan dahaga juara dua dekade.

Sebaliknya, atmosfer di kubu Manchester City dipenuhi awan mendung dan kesedihan. Kegagalan ini terasa sangat menyesakkan bagi Pep Guardiola. Terlebih lagi, laga ini terjadi di tengah rumor kuat bahwa sang manajer legendaris akan hengkang pada akhir musim.

Wajah lesu para pemain City di lapangan menjadi simbol runtuhnya dominasi mereka yang telah memenangkan banyak gelar liga dalam beberapa tahun terakhir. Guardiola harus rela melepas takhta Liga Inggris kepada mantan asistennya sendiri, Mikel Arteta.

Keberhasilan di musim 2025/2026 ini melahirkan sejumlah catatan sejarah dan rekor luar biasa bagi The Gunners. Ini adalah akhir kutukan selama 22 tahun. Tahun dimana gelar Premier League pertama Arsenal sejak musim legendaris 2003/2004, mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun.

Gelar ini menjadi trofi kasta tertinggi Liga Inggris (Top-Flight Title) ke-14 bagi Arsenal sepanjang sejarah klub. Mereka hanya kalah dari Manchester United (20) dan Liverpool (20).

Mikel Arteta menjadi manajer Arsenal pertama dalam 22 tahun terakhir yang memenangkan Premier League, setelah tiga gelar sebelumnya (1997/98, 2001/02, 2003/04) diraih di bawah asuhan Arsene Wenger.

Arsenal tetap memegang rekor emas sebagai satu-satunya tim di era modern Premier League yang berhasil juara tanpa tersentuh kekalahan satu kali pun dalam semusim (26 menang, 12 imbang pada 2003/04), sebuah rekor yang hingga tahun 2026 ini belum bisa disamai oleh tim mana pun, termasuk era keemasan City.(*)

BACA JUGA: Selangkah Lagi Arsenal Juara Liga Inggris, Bisa Gagal Jika …..

Back to top button