CrispyDesportare

[JERNIH PIALA DUNIA 2026] Spanyol Juga Bawa Tiga Penghargaan Lain, Apa Saja?

Spanyol sukses mengawinkan gelar juara dengan gelar individu, sementara Kylian Mbappé tetap pulang membawa rekor langka yang sulit dipecahkan.

WWW.JERNIH.CO –  Selain membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia, keberhasilan La Roja kian sempurna karena mereka berhasil menyapu bersih hampir seluruh penghargaan individu utama.

Siapa saja mereka?

Bola Emas (Golden Ball):  Rodri (Spanyol) 

Gelandang jangkar andalan Manchester City dan timnas Spanyol ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026. 

Rodri menjadi motor serangan sekaligus jangkar pertahanan yang menjaga keseimbangan Spanyol sepanjang turnamen. Ketenangan, konsistensi, serta visinya dalam mendikte tempo permainan membuat lini tengah Spanyol sangat dominan. Pengaruh besarnya ini terbukti krusial dalam membawa negaranya meraih gelar juara dunia tanpa tersentuh kekalahan sekalipun sejak fase grup. 

Sepatu Emas (Golden Boot):  Kylian Mbappé (Prancis) 

Meski langkah Prancis terhenti di babak semifinal, sang kapten Les Bleus tetap pulang dengan membawa penghargaan Pencetak Gol Terbanyak. 

Mbappé tampil luar biasa tajam dengan membukukan 10 gol dari 8 pertandingan. Torehan ini menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang berhasil memenangkan gelar Top Skor Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut (2022 dan 2026). Ketajaman di depan gawang lawan menjadi alasan mutlak mengapa trofi sepatu emas ini jatuh ke tangannya. 

Sarung Tangan Emas (Golden Glove): Unai Simón (Spanyol) 

Penjaga gawang nomor satu Spanyol ini terpilih sebagai Kiper Terbaik turnamen. 

Simón tampil kokoh layaknya tembok tebal dengan mencatatkan rekor impresif, yakni 7 kali clean sheet dari 8 pertandingan yang dilakoninya. Sepanjang turnamen, Spanyol tercatat hanya kebobolan 1 gol saja. Ia bahkan memecahkan rekor Piala Dunia dengan tidak kebobolan selama 650 menit secara beruntun. 

Pemain Muda Terbaik (FIFA Young Player Award) : Pau Cubarsí (Spanyol) 

Bek tengah masa depan Spanyol yang baru berusia 19 tahun ini terpilih sebagai bakat muda paling bersinar. 

Di usia yang tergolong sangat belia untuk ukuran bek tengah, Cubarsí menunjukkan ketenangan dan kedewasaan bermain yang luar biasa di jantung pertahanan Spanyol. Ia tampil solid mendampingi para seniornya dan menjadi bagian penting dari taktik pertahanan Spanyol yang mencetak rekor kebobolan paling sedikit. 

Penghargaan Tambahan

Meskipun harus puas menjadi runner-up bersama Argentina di laga finalnya, Lionel Messi tetap mendapat pengakuan atas kontribusi luar biasanya dalam memimpin skuad Albiceleste hingga ke partai puncak.  Messi memperoleh penghargaan bola perak dan sepatu perak. Sementara bola persunggu diraih oleh Mbappé. 

Inggris juga memperoleh satu penghargaan berupa sepatu perunggu atas nama Jude Bellingham. Ia dinilai performa impresifnya di lini serang Tiga Singa. 

Sementara peraih FIFA Fair Play Trophy jatuh ke Belanda. Penghargaan ini diberikan karena tim nasional Belanda dinilai menunjukkan kedisiplinan serta sportivitas paling tinggi dan bersih dari pelanggaran berat selama kompetisi berlangsung.(*)

BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Magis Messi Mati Kutu, Spanyol Juara Dunia Baru

Back to top button