Crispy

Militer Myanmar Tangkap Tiga Biksu Penggerak Revolusi Saffron 2007

  • Biksu Sayadaw U Ariyawuntha adalah penggerak Revolusi Saffron 2007.
  • Ia pengkritik militer paling vokal dan kerap menjadi sasaran penangkapan.
  • Sebelum ditangkap ia berkotbah; “Alasan mengapa Myanmar miskin adalah tentara dan pemuka agama memperkaya diri.”

JERNIH –– Ada yang luput dari perhatian pers saat terjadi penangkapan dalam kudeta militer Myanmar, yaitu penangkapan tiga biksu penggerak Revolusi Saffron 2007.

Myanmar Now memberitakan dua dari tiga biksu itu adalah Sayadaw U Ariyawuntha dan Ashin Sobhita. Satu lainnya tak diketahui.

Penangkapan terjadi Senin 1 Februari pagi, bersamaan dengan penangkapan Aung San Suu Kyi dan seluruh anggota parlemen terpilih. Seorang biksu merekam penangkapan Biksu Sayadaw, kepala biara di Myawaddy Mingyi Mandalay dan pengkritik militer paling vokal.

Dalam rekaman video terlihat seorang duduk di lantai di depan Biksu Sayadaw. Semua yang berada di tempat itu, polisi, tentara, dan penghuni biara, terdiam saat Biksu Sayadaw berkhotbah singkat.

“Alasan mengapa negara kami miskin adalah karena para tentara dan biksu memperkaya diri,” kata Biksu Sayadaw dalam kotbahnya. “Kami bertanggung jawab memperbaiki perilaku buruk orang-orang sebangsa kami.”

Usai berceramah, Biksu Sayadaw mempersilahkan tentara dan polisi menangkapnya. Aparat membawa Biksu Sayadaw ke mobil tahanan.

September 2020, Biksu Sayadaw didakwa militer melakukan pencemaran nama baik dan dijatuhi hukuman penjara dua tahun. Ia dibebaskan dengan jaminan dan menghadiri sidang pengadilan.

Sepanjang Selasa dan Rabu, Biksu Sayadaw dibawa ke pengadilan untuk pemeriksaan terkait kasusnya yang sedang berlangsung. Myanmar Now memberitakan di pengadilan, Biksu Sayadaw ditelanjangi dan hanya mengenakan sweeter warna merah marun.

Saat dikembalikan ke penjara Mandalay, Biksu Sayadaw sempat mengatakan kepada wartawan bahwa kudeta ini melanggar konstitusi. Ia juga bicara soal persidangannya yang tidak dihadiri pengacara.

Di biara lain, penangkapan Biksu Ashin Sobhita berlangsung kasar. Tentara berpakaian taktis militer mendobrak pintu biara, memborgol Biksu Ashin dan membawanya pergi.

Kedua biksu populer karena turun ke jalan dalam Revolusi Saffron 2007. Tentara membasmi revolusi itu dengan memuntahkan peluru di jalan-jalan

Back to top button