Crispy

Taliban Kerahkan Pasukan dengan Helikopter Canggih Warisan AS di Afghanistan

  • Dalam video yang dipublikasikan akun Twitter The Ragex, belasan prajurit Taliban menaiki helikopter buatan AS.
  • Ada pula video Taliban meninjau gudang senjata peninggalan AS, penuh dengan amunisi dan semua senjata canggih.

JERNIH — Taliban tak pernah punya helikopter pengangkut pasukan, apalagi pesawat. Kini, kali pertama dalam dua dekade perang, Taliban mengerahkan prajuritnya dengan helikopter buatan AS.

Sebuah video yang diunggah akun Twitter bernama The Ragex memperlihatkan pilot Afghanistan menerbangkan pesawat, dengan belasan prajurit Taliban di dalamnya.

Keterangan di atas video itu berbunyi; “Kali pertama pengerahan prajurit Taliban lewat udara. Dalam video ini, salah helikopter Mi-17 AU Afghanistan yang membelot memindahkan prajurit Taliban.”

Satu Twitter, diduga milik individu pro-Taliban, dipenuhi foto-foto pejuang Taliban memeriksa depot senjata pemerintah Afghanistan penuh dengan senapan dan amunisi modern.

Beberapa prajurit Taliban berpose di depan kendaraan lapis bajak, artileri, dan helikopter canggih Black Hawk. Semua persenjataan yang digunakan AS selama 20 tahun, dan kini jatuh ke tangan Taliban.

Sputnik News mengambil semua video itu, tapi tak bisa mengkonfirmasi kebenarannya. Media lain juga mengambilnya tanpa memberi keterangan bahwa semuanya terkonfirmasi

Efek Domino Ismail Khan

Kecepatan Taliban menguasi sebagian besar Afghanistan dipicu aksi pembelotan besar-besaran tentara Afghanistan. Pada 13 Agustus, misalnya, Mohammad Ismail Khan — mantan gubernur Herat berusia 75 tahun — tertangkap dan menyerah.

Ismail Khan memimpin perlawanan terhadap Taliban selama beberapa pekan. Keputusannya menyerah diikuti semua komandan yang berada di bawahnya, termasuk gubernur Herat, kepala polisi, dan komandan korps 207.

Semua itu dilakukan secara terbuka, dan dilaporjan TOLONews, jaringan televisi 24 jam Afghanistan.

The New York Times menulis penyerahan diri Ismail Khan dapat memicu efek domino. Bukan tidak mungkin Mohammed Atta Noor, yang saat ini berusaha mempertahankan Mazar-i-Sharif bersama Abdul Rashid Dostum juga berpikir untuk membelot.

Jaringan media sosial lokal, mengutip beberapa sumber, menuduh Ismail Khan membiarkan dirinya dimanfaatkan Taliban. Dikabarkan di Twitter, Taliban mengirim Ismail Khan ke Kabul untuk membawa pesan ke Presiden Ashraf Ghani.

Vidoe lain yang diposting di Twitter memperlihatkan upacara penyerahan resmi Kandahar oleh gubernur ke Taliban. Kandahar adalah kota kedua terbesar di Afghanistan dan pusat ekonomi.

Kini, yang tersisa dari pemerintah Afghanistan bentukan AS adalah Kabul, Mazar-i-Sharif, dan Jalalabad. Taliban telah mengambil dua per tiga wilayah Afghanistan, ketika pasukan AS sibuk mengamankan evakuasi warganya agar tidak bernasib seperti Saigon 1975.

Back to top button