Moron

Terbukti Positif COVID di Tengah Penerbangan, Guru AS Lima Jam Diisolasi di Toilet

Video Marisa Fotieo saat ngendon di toilet menjadi viral, menarik lebih dari empat juta pasang mata untuk memelototinya di TikTok

JERNIH—Seorang guru sekolah AS yang bepergian selama liburan, secara sukarela diisolasi di toilet pesawat yang kecil selama lima jam, setelah dinyatakan positif Covid-19 di tengah penerbangan.

Marisa Fotieo sedang dalam penerbangan ke Reykjavik, Islandia dari Chicago pada 20 Desember ketika tenggorokannya mulai sakit, sebagaimana dilaporkan USA Today. Dengan alat tes cepat yang dibawanya, Fotieo menemukan dirinya positif terkena virus.

“Ada 150 orang dalam penerbangan, dan ketakutan terbesar saya adalah menularkannya kepada mereka,”kata Fotieo.

Dia memutuskan akan lebih baik untuk mengkarantina dirinya sendiri di kamar mandi pesawat selama sisa penerbangan yang dia perkirakan lima jam. Tak lupa dia memfilmkan bagaimana rasanya berada di tempat kecil dalam sebuah video, yanh kemudian dipirsa lebih dari empat juta orang di TikTok.

Shout out to @Icelandair untuk ruang karantina VIP saya,”katanya di video TikTok, bersama dengan tagar #luxuryliving dan #imsolucky.

Menurut USA Today, Fotieo mengatakan dia bisa melewati isolasi di ruang sempit karena pramugari Ragnhildur “Rocky” Eiríksdóttir, yang menyediakan makanan dan minuman, dan “senantiasa mengeceknya”. Sebelum meninggalkan pesawat, Fotieo bertukar akun Instagram dengan Eiríksdóttir dan kemudian diisolasi lagi di hotel Palang Merah di Islandia.

Yang mengejutkannya, Eiríksdóttir mengiriminya bunga dan pohon Natal kecil dengan lampu sehingga dia bisa memiliki secercah kegembiraan liburan di Natal meskipun harus menjalani karantina sendirian.

Dalam klip TikTok lainnya, Fotieo mengatakan Eiríksdóttir adalah “benar-benar malaikat di Bumi ini” dan membawakannya lebih banyak hadiah untuk dibuka pada pagi Natal.

Fotieo adalah salah satu dari banyak yang terkena dampak Covid-19 selama musim liburan karena varian Omicron melonjak dan ribuan penerbangan terdampak. Pada Kamis pagi, lebih dari 1.000 penerbangan di AS dibatalkan dan lebih dari 500 ditunda, menurut FlightAware. [South China Morning Post/USA Today]

Back to top button