Oikos

Anugerah Tuhan untuk Warga Minangkabau itu Bernama Rendang

Padang – Siapa yang tidak mengenal rendang, masakan asal Tanah Minangkabau ini? Makanan favorit yang mudah ditemui di berbagai pelosok tanah air ini tak hanya disukai di dalam negeri ini tapi juga di mancanegara.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, menyebut rendang adalah anugerah Tuhan kepada masyarakat Minangkabau. Secara turun-temurun, penganan ini tetap terjaga hingga sekarang dan kelezatannya diterima dunia.

“Selain enak, rendang juga mempunyai asupan gizi yang banyak dan manfaatnya dapat menyejahterakan ekonomi masyarakat juga mengurangi kemiskinan, tentu UMKM sangat terbantu,” kata Irwan, pada Konferensi Nasional “Dunia Rendang yang Mendunia” Menjadikan Percontohan Nasional dan Mensejahterakan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Rumah Dinas Gubernur, Minggu (9/8/2020), seperti terungkap dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2020).

Ia memaparkan, di Minangkabau rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional, teknik memasak dan penggunaan bumbu rendang berbeda-beda menurut daerah.

Gubernur mengingatkan, makanan tradisional ini perlu dijaga, dipelihara dan dipromosikan agar dapat meningkatkan peran rendang bernilai sosial, adat budaya dan juga menjadikan bisnis ekonomi bagi pelaku UMKM untuk kepentingan ke depan.

Ia juga mendorong bisnis rendang dapat menguntungkan para pelaku usaha yang memiliki dampak ekonomi cukup tinggi. Memang sudah jadi komoditas pasar, tetapi perlu dikelola secara profesional dan baik. Sementara berkaitan dengan adat budaya, tidak jadi masalah lantaran sudah menjadi turun-temurun bagi masyarakat di Sumatera Barat.

Rendang dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.

Rendang dapat dijumpai di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu rendang berbeda-beda menurut daerah.

Pada 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International. Pada 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia. [*]

Back to top button